Tadabbur Q.S AL BAQARAH :113-119
๐Q.S AL BAQARAH :113-119๐
2:113 ََููุงَูุชِ ุงَُْููููุฏُ َْููุณَุชِ ุงَّููุตَุงุฑَٰู ุนََٰูู ุดَْูุกٍ ََููุงَูุชِ ุงَّููุตَุงุฑَٰู َْููุณَุชِ ุงَُْููููุฏُ ุนََٰูู ุดَْูุกٍ َُููู ْ َูุชَُْููู ุงِْููุชَุงุจَ ۗ َูุฐََِٰูู َูุงَู ุงَّูุฐَِูู َูุง َูุนَْูู َُูู ู ِุซَْู َِِْููููู ْ ۚ َูุงَُّููู َูุญُْูู ُ ุจََُْูููู ْ َْููู َ ุงَِْูููุงู َุฉِ ِููู َุง َูุงُููุง ِِููู َูุฎْุชََُِูููู
Dan orang-orang Yahudi berkata: "Orang-orang Nasrani itu tidak mempunyai suatu pegangan", dan orang-orang Nasrani berkata: "Orang-orang Yahudi tidak mempunyai sesuatu pegangan," padahal mereka (sama-sama) membaca Al Kitab. Demikian pula orang-orang yang tidak mengetahui, mengatakan seperti ucapan mereka itu. Maka Allah akan mengadili diantara mereka pada hari Kiamat, tentang apa-apa yang mereka berselisih padanya.
2:114 َูู َْู ุฃَุธَْูู ُ ู ِู َّْู ู ََูุนَ ู َุณَุงุฌِุฏَ ุงَِّููู ุฃَْู ُูุฐَْูุฑَ َِูููุง ุงุณْู ُُู َูุณَุนَٰู ِูู ุฎَุฑَุงุจَِูุง ۚ ุฃَُٰููุฆَِู ู َุง َูุงَู َُููู ْ ุฃَْู َูุฏْุฎَُُูููุง ุฅَِّูุง ุฎَุงุฆَِِููู ۚ َُููู ْ ِูู ุงูุฏَُّْููุง ุฎِุฒٌْู ََُูููู ْ ِูู ุงْูุขุฎِุฑَุฉِ ุนَุฐَุงุจٌ ุนَุธِูู ٌ
Dan siapakah yang lebih aniaya daripada orang yang menghalanghalangi menyebut nama Allah dalam mesjid-mesjid-Nya, dan berusaha untuk merobohkannya? Mereka itu tidak sepatutnya masuk ke dalamnya (mesjid Allah), kecuali dengan rasa takut (kepada Allah). Mereka di dunia mendapat kehinaan dan di akhirat mendapat siksa yang berat.
2:115 ََِِّูููู ุงْูู َุดْุฑُِู َูุงْูู َุบْุฑِุจُ ۚ َูุฃََْููู َุง ุชَُُّูููุง َูุซَู َّ َูุฌُْู ุงَِّููู ۚ ุฅَِّู ุงََّููู َูุงุณِุนٌ ุนَِููู ٌ
Dan kepunyaan Allah-lah timur dan barat, maka kemanapun kamu menghadap di situlah wajah Allah. Sesungguhnya Allah Maha Luas (rahmat-Nya) lagi Maha Mengetahui.
2:116 ََููุงُููุง ุงุชَّุฎَุฐَ ุงَُّููู ََููุฏًุง ۗ ุณُุจْุญَุงَُูู ۖ ุจَْู َُูู ู َุง ِูู ุงูุณَّู َุงَูุงุชِ َูุงْูุฃَุฑْุถِ ۖ ٌُّูู َُูู َูุงِูุชَُูู
Mereka (orang-orang kafir) berkata: "Allah mempunyai anak". Maha Suci Allah, bahkan apa yang ada di langit dan di bumi adalah kepunyaan Allah; semua tunduk kepada-Nya.
2:117 ุจَุฏِูุนُ ุงูุณَّู َุงَูุงุชِ َูุงْูุฃَุฑْุถِ ۖ َูุฅِุฐَุง َูุถَٰู ุฃَู ْุฑًุง َูุฅَِّูู َุง َُُูููู َُูู ُْูู ََُُููููู
Allah Pencipta langit dan bumi, dan bila Dia berkehendak (untuk menciptakan) sesuatu, maka (cukuplah) Dia hanya mengatakan kepadanya: "Jadilah!" Lalu jadilah ia.
2:118 ََููุงَู ุงَّูุฐَِูู َูุง َูุนَْูู َُูู ََْูููุง َُِّูููู َُูุง ุงَُّููู ุฃَْู ุชَุฃْุชَِููุง ุขَูุฉٌ ۗ َูุฐََِٰูู َูุงَู ุงَّูุฐَِูู ู ِْู َูุจِِْููู ْ ู ِุซَْู َِِْููููู ْ ۘ ุชَุดَุงุจََูุชْ ُُูููุจُُูู ْ ۗ َูุฏْ ุจَََّّููุง ุงْูุขَูุงุชِ َِْูููู ٍ َُُِูููููู
Dan orang-orang yang tidak mengetahui berkata: "Mengapa Allah tidak (langsung) berbicara dengan kami atau datang tanda-tanda kekuasaan-Nya kepada kami?" Demikian pula orang-orang yang sebelum mereka telah mengatakan seperti ucapan mereka itu; hati mereka serupa. Sesungguhnya Kami telah menjelaskan tanda-tanda kekuasaan Kami kepada kaum yang yakin.
2:119 ุฅَِّูุง ุฃَุฑْุณََْููุงَู ุจِุงْูุญَِّู ุจَุดِูุฑًุง ََููุฐِูุฑًุง ۖ ََููุง ุชُุณْุฃَُู ุนَْู ุฃَุตْุญَุงุจِ ุงْูุฌَุญِูู ِ
Sesungguhnya Kami telah mengutusmu (Muhammad) dengan kebenaran; sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan, dan kamu tidak akan diminta (pertanggungan jawab) tentang penghuni-penghuni neraka.
๐๐ก๐๐ก๐๐ก๐๐ก๐๐ก
๐Tadabbur Ayat๐
๐ฉAyat 113 - 118 Allah mencela beberapa sikap yang berlebihan dalam agama (ghuluwwun fiddin), diantaranya adalah:
- Fanatik buta, yaitu meyakini kebenaran tanpa didasari ilmu, alasan, atau bukti yang haq. Allah akan mengadili dan memintai pertanggungjawaban di hari kiamat nanti atas keyakinan yang didasarkan kedengkian, nafsu, kepentingan lain, dan didasari atas kebodohan.
✏ Menghalang-halangi orang-orang yang hendak masuk kerumah ibadah dan apalagi hendak merobohkan/merusaknya.
✏Menganggap Allah mempunyai anak.
✏Meminta berlebihan kepada Allah, seperti ingin melihat/bercakap-cakap langsung kepada Allah. Juga ingin mendikte Allah untuk menunjukkan ayat-ayat kebesaranNya.
Di arah mana engkau menghadap, disitu engkau akan menemukan wajah Allah, dan Allah Maha luas karuniaNya lagi Maha mengetahui (ayat ini menjadi dasar ketika melaksanakan sholat dikendaraan atau ketika
tidak bisa mengetahui arah kiblat yang benar).
๐ฉAyat 119 Allah menegaskan bahwa ajaran agama yang dibawa Nabi Muhammad saw. adalah yang haq (dapat dibuktikan kebenarannya). Beliau ditugaskan hanya sebagai pembawa berita gembira bagi yang mengimaninya dan pemberi peringatan bagi yang mengingkarinya, dan beliau tidak akan dimintai pertanggungjawaban atas keingkaran umatnya.
Hadits yang berhubungan dengan ayat 115: Imam Daruqutni mengatakan, telah dibacakan kepada Abdullah ibnu Abdul Aziz, sedangkan aku mendengarkannya. Si pembaca hadis mengatakan, telah menceritakan kepada kalian Daud ibnu Amr, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Yazid Al-Wasiti, dari Muhammad ibnu Salim, dari Ata, dari Jabir yang menceritakan, "Kami pernah bersama Rasulullah Saw. dalam suatu perjalanan, kemudian awan menutupi (pandangan kami) hingga kami kebingungan. Maka kami berbeda pendapat dalam masalah kiblat, dan masing-masing orang dari kami melakukan salat dengan menghadap ke arahnya masing-masing, dan seseorang di antara kami membuat garis di depannya sebagai tanda untuk mengetahui tempat kami menghadap. Kemudian kami ceritakan hal tersebut kepada Nabi Saw., dan ternyata beliau tidak memerintahkan kami untuk mengulangi salat kami, lalu beliau Saw. bersabda, "Salat kalian telah lewat"
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
๐Tadabbur by team Asatidz
2:113 ََููุงَูุชِ ุงَُْููููุฏُ َْููุณَุชِ ุงَّููุตَุงุฑَٰู ุนََٰูู ุดَْูุกٍ ََููุงَูุชِ ุงَّููุตَุงุฑَٰู َْููุณَุชِ ุงَُْููููุฏُ ุนََٰูู ุดَْูุกٍ َُููู ْ َูุชَُْููู ุงِْููุชَุงุจَ ۗ َูุฐََِٰูู َูุงَู ุงَّูุฐَِูู َูุง َูุนَْูู َُูู ู ِุซَْู َِِْููููู ْ ۚ َูุงَُّููู َูุญُْูู ُ ุจََُْูููู ْ َْููู َ ุงَِْูููุงู َุฉِ ِููู َุง َูุงُููุง ِِููู َูุฎْุชََُِูููู
Dan orang-orang Yahudi berkata: "Orang-orang Nasrani itu tidak mempunyai suatu pegangan", dan orang-orang Nasrani berkata: "Orang-orang Yahudi tidak mempunyai sesuatu pegangan," padahal mereka (sama-sama) membaca Al Kitab. Demikian pula orang-orang yang tidak mengetahui, mengatakan seperti ucapan mereka itu. Maka Allah akan mengadili diantara mereka pada hari Kiamat, tentang apa-apa yang mereka berselisih padanya.
2:114 َูู َْู ุฃَุธَْูู ُ ู ِู َّْู ู ََูุนَ ู َุณَุงุฌِุฏَ ุงَِّููู ุฃَْู ُูุฐَْูุฑَ َِูููุง ุงุณْู ُُู َูุณَุนَٰู ِูู ุฎَุฑَุงุจَِูุง ۚ ุฃَُٰููุฆَِู ู َุง َูุงَู َُููู ْ ุฃَْู َูุฏْุฎَُُูููุง ุฅَِّูุง ุฎَุงุฆَِِููู ۚ َُููู ْ ِูู ุงูุฏَُّْููุง ุฎِุฒٌْู ََُูููู ْ ِูู ุงْูุขุฎِุฑَุฉِ ุนَุฐَุงุจٌ ุนَุธِูู ٌ
Dan siapakah yang lebih aniaya daripada orang yang menghalanghalangi menyebut nama Allah dalam mesjid-mesjid-Nya, dan berusaha untuk merobohkannya? Mereka itu tidak sepatutnya masuk ke dalamnya (mesjid Allah), kecuali dengan rasa takut (kepada Allah). Mereka di dunia mendapat kehinaan dan di akhirat mendapat siksa yang berat.
2:115 ََِِّูููู ุงْูู َุดْุฑُِู َูุงْูู َุบْุฑِุจُ ۚ َูุฃََْููู َุง ุชَُُّูููุง َูุซَู َّ َูุฌُْู ุงَِّููู ۚ ุฅَِّู ุงََّููู َูุงุณِุนٌ ุนَِููู ٌ
Dan kepunyaan Allah-lah timur dan barat, maka kemanapun kamu menghadap di situlah wajah Allah. Sesungguhnya Allah Maha Luas (rahmat-Nya) lagi Maha Mengetahui.
2:116 ََููุงُููุง ุงุชَّุฎَุฐَ ุงَُّููู ََููุฏًุง ۗ ุณُุจْุญَุงَُูู ۖ ุจَْู َُูู ู َุง ِูู ุงูุณَّู َุงَูุงุชِ َูุงْูุฃَุฑْุถِ ۖ ٌُّูู َُูู َูุงِูุชَُูู
Mereka (orang-orang kafir) berkata: "Allah mempunyai anak". Maha Suci Allah, bahkan apa yang ada di langit dan di bumi adalah kepunyaan Allah; semua tunduk kepada-Nya.
2:117 ุจَุฏِูุนُ ุงูุณَّู َุงَูุงุชِ َูุงْูุฃَุฑْุถِ ۖ َูุฅِุฐَุง َูุถَٰู ุฃَู ْุฑًุง َูุฅَِّูู َุง َُُูููู َُูู ُْูู ََُُููููู
Allah Pencipta langit dan bumi, dan bila Dia berkehendak (untuk menciptakan) sesuatu, maka (cukuplah) Dia hanya mengatakan kepadanya: "Jadilah!" Lalu jadilah ia.
2:118 ََููุงَู ุงَّูุฐَِูู َูุง َูุนَْูู َُูู ََْูููุง َُِّูููู َُูุง ุงَُّููู ุฃَْู ุชَุฃْุชَِููุง ุขَูุฉٌ ۗ َูุฐََِٰูู َูุงَู ุงَّูุฐَِูู ู ِْู َูุจِِْููู ْ ู ِุซَْู َِِْููููู ْ ۘ ุชَุดَุงุจََูุชْ ُُูููุจُُูู ْ ۗ َูุฏْ ุจَََّّููุง ุงْูุขَูุงุชِ َِْูููู ٍ َُُِูููููู
Dan orang-orang yang tidak mengetahui berkata: "Mengapa Allah tidak (langsung) berbicara dengan kami atau datang tanda-tanda kekuasaan-Nya kepada kami?" Demikian pula orang-orang yang sebelum mereka telah mengatakan seperti ucapan mereka itu; hati mereka serupa. Sesungguhnya Kami telah menjelaskan tanda-tanda kekuasaan Kami kepada kaum yang yakin.
2:119 ุฅَِّูุง ุฃَุฑْุณََْููุงَู ุจِุงْูุญَِّู ุจَุดِูุฑًุง ََููุฐِูุฑًุง ۖ ََููุง ุชُุณْุฃَُู ุนَْู ุฃَุตْุญَุงุจِ ุงْูุฌَุญِูู ِ
Sesungguhnya Kami telah mengutusmu (Muhammad) dengan kebenaran; sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan, dan kamu tidak akan diminta (pertanggungan jawab) tentang penghuni-penghuni neraka.
๐๐ก๐๐ก๐๐ก๐๐ก๐๐ก
๐Tadabbur Ayat๐
๐ฉAyat 113 - 118 Allah mencela beberapa sikap yang berlebihan dalam agama (ghuluwwun fiddin), diantaranya adalah:
- Fanatik buta, yaitu meyakini kebenaran tanpa didasari ilmu, alasan, atau bukti yang haq. Allah akan mengadili dan memintai pertanggungjawaban di hari kiamat nanti atas keyakinan yang didasarkan kedengkian, nafsu, kepentingan lain, dan didasari atas kebodohan.
✏ Menghalang-halangi orang-orang yang hendak masuk kerumah ibadah dan apalagi hendak merobohkan/merusaknya.
✏Menganggap Allah mempunyai anak.
✏Meminta berlebihan kepada Allah, seperti ingin melihat/bercakap-cakap langsung kepada Allah. Juga ingin mendikte Allah untuk menunjukkan ayat-ayat kebesaranNya.
Di arah mana engkau menghadap, disitu engkau akan menemukan wajah Allah, dan Allah Maha luas karuniaNya lagi Maha mengetahui (ayat ini menjadi dasar ketika melaksanakan sholat dikendaraan atau ketika
tidak bisa mengetahui arah kiblat yang benar).
๐ฉAyat 119 Allah menegaskan bahwa ajaran agama yang dibawa Nabi Muhammad saw. adalah yang haq (dapat dibuktikan kebenarannya). Beliau ditugaskan hanya sebagai pembawa berita gembira bagi yang mengimaninya dan pemberi peringatan bagi yang mengingkarinya, dan beliau tidak akan dimintai pertanggungjawaban atas keingkaran umatnya.
Hadits yang berhubungan dengan ayat 115: Imam Daruqutni mengatakan, telah dibacakan kepada Abdullah ibnu Abdul Aziz, sedangkan aku mendengarkannya. Si pembaca hadis mengatakan, telah menceritakan kepada kalian Daud ibnu Amr, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Yazid Al-Wasiti, dari Muhammad ibnu Salim, dari Ata, dari Jabir yang menceritakan, "Kami pernah bersama Rasulullah Saw. dalam suatu perjalanan, kemudian awan menutupi (pandangan kami) hingga kami kebingungan. Maka kami berbeda pendapat dalam masalah kiblat, dan masing-masing orang dari kami melakukan salat dengan menghadap ke arahnya masing-masing, dan seseorang di antara kami membuat garis di depannya sebagai tanda untuk mengetahui tempat kami menghadap. Kemudian kami ceritakan hal tersebut kepada Nabi Saw., dan ternyata beliau tidak memerintahkan kami untuk mengulangi salat kami, lalu beliau Saw. bersabda, "Salat kalian telah lewat"
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
๐Tadabbur by team Asatidz
Komentar
Posting Komentar